Selamat datang di website saya.
Prof. Ir. Ono Suparno, S.TP., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng. adalah guru besar teknologi proses di Program Studi Teknik Industri Pertanian, IPB University (Institut Pertanian Bogor), Bogor, Indonesia. Bergabung dengan IPB University sejak 1997. Mengajar di program sarjana, magister, dan doktor program studi Teknik Industri Pertanian.
Bidang minat penelitian saat ini terkait dengan sains dan teknologi kolagen, reaksi fenolik untuk penyamakan dan pewarnaan kulit, sumber daya alam untuk pembuatan kulit, pemrosesan kulit yang ramah lingkungan, teknologi serat dan polimer, dan teknologi pemrosesan dalam agroindustri.
Welcome….
Welcome to my website.
Prof. Ir. Ono Suparno, Ph.D., S.TP., M.T., IPM., ASEAN.Eng. is a professor of process technology at the Agroindustrial Engineering Study Programme, IPB University (Bogor Agricultural University), Bogor, Indonesia. Working at IPB University since 1997. Teaches in undergraduate, master, and doctoral programmes of the Agro-industrial Engineering Study Programme.
Current field of research interest relates to collagen science and technology, phenolic reactions for leather tanning and dyeing, natural resources for leather manufacturing, environmentally friendly leather processing, fibre and polymer technology, and processing technology in the agro-industry.
***
Agroindustri
Agroindustri merupakan industri yang memanfaatkan bahan baku hasil pertanian untuk diolah menjadi produk bernilai tambah (added value). Sektor agroindustri di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, kondisi iklim yang mendukung, dan jumlah penduduk yang besar. Sektor agroindustri berperan penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Nilai Tambah
Nilai tambah merupakan penambahan nilai secara ekonomis pada suatu produk dengan mengubah tempat, waktu, dan dari serangkaian karakteristik ke karakteristik lain yang lebih disukai di pasar. Nilai suatu komoditas meningkat ketika diubah bentuknya (seperti singkong menjadi keripik atau tepung tapioka), dipindahkan ke tempat pemasaran yang lebih strategis, atau disimpan untuk persediaan di luar musim panen. Nilai tambah dalam agroindustri juga dapat diartikan sebagai pertambahan nilai suatu komoditas pertanian yang terjadi karena mengalami proses pengolahan, pengangkutan, atau penyimpanan dari bahan mentah menjadi produk jadi atau setengah jadi.
Program Studi Teknik Industri Pertanian
Agroindustrial Engineering Study Programme – IPB University
Agroindustrial Engineering Study Programme of IPB University is the oldest or pioneer study programme (established in 1981) for the development of agroindustry. It offers undergraduate and graduate education programmes in Agroindustrial Engineering. The study programmes prepare graduates who have competency in designing, developing, implementing, controlling, evaluating, and improving the performance of sustainable agroindustrial systems. They are nationally accredited by BAN-PT, and the undergraduate programme has been internationally accredited by IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) since 2022.
Address : Agroindustrial Engineering Study Programme, Faculty of Engineering and Technology IPB University Building, 2nd Floor, Dramaga Campus, Bogor 16680, Indonesia
Email: tin[a]apps.ipb.ac.id
Website: https://tin.ipb.ac.id
Sekilas mengenai Program Studi Teknik Industri Pertanian IPB dapat dilihat pada video berikut. Video.
***
Kita sangat familiar dengan hadits:
(khoirunnas anfa’uhum linnas) خير الناس أنفعهم للناس
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.” (H.R. Thabrani dan Daruquthni)
Hadits shahih tentang sebaik-baik manusia ini diriwayatkan dari Jabir.
عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس »
Dari Jabir, ia berkata,”Rasulullah Saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (H.R. Thabrani dan Daruquthni).
***












